Sang Adipati Jipang



Titi.Kala.Mangsa

Hari ini, tiba-tiba terfikirkan hal menyenangkan. Andaikata aku ketemu pemilik waktu, aku akan bertanya beberapa hal :

Bagaimana Jika Arya Jipang atau Arya Penangsang tidak jadi mati dan menang ?

Bagaimana jika ususnya tidak jadi terpotong oleh Kerisnya sendiri Setan Kober itu sewaktu perang ?

Bagaimana jika Gagak Rimang berhasil membawa tuannya keluar dari maut penistaan ?

Bagaimana jika waktu itu yang tumbang bukan Jipang, Tapi pihak Pajang?

Bagimana?

Karena semakin aku berpikir, kematian Arya Penangsang bukanlah hanya sekedar kematian seorang tokoh Adipati. Tapi itu adalah kematian satu garis sejarah Jawa, dan mungkin jika ia selamat, Jawa yang kita kenal hari ini pasti akan berbeda. Bayangkan jika Arya Penangsang menang, maka Pajang tidak akan pernah menjadi kerajaan. instead of Pajang yang terjadi mungkin adalah Demak jilid II. Jika itu terjadi pastinya Ki Ageng Pamanahan tidak akan mendapat hadiah, tidak akan ada alas Mentaok yang menjadi cikal bakal Mataram, dan mungkin Panembahan Senopati hanya akan menjadi tokoh cameo dalam opera seorang. Lalu, jogja dan Solo yang kita kenal pastinya akan berbeda dengan sekarang


inspired by : keturunan Honggowongso

Komentar