Sora

Ia beriman kepada takdir, yang tidak mengenal kata seandainya.

Nasib (sebagian) memang diserahkan kepada manusia 

Tetapi takdir harus ditandatangani di atas materai milik sang pencipta 

tidak boleh digugat kalau terjadi apa-apa

Hanya doaku yang bergetar setiap waktunya

Seseorang pernah menyebutnya "wa kafaa billahi syahida"

Entah juga

Kini, perasaan kian bersemayam untuknya

Dalam hati, dalam pikiran, dalam gundah gulana 

Sebab, rasa tak pernah sampai lewat kata-kata

Tetapi selalu menemukan jalan pulang melalui doa.

Meski tak tahu, apakah nanti dapat bersama.

Komentar